Earth Hour?

Pastinya tidak semua orang tahu tentang Earth Hour. Saya salah satunya. Awalnya saya berfikir apakah si Earth Hour ini ada hubungannya dengan iklan badan usaha pelistrikan jaman dahulu kala, yang bilang,  “matikan satu lampu”, “gunakan seperlunya”, dan lain lain.

Dan, rupanya saya salah. Earth Hour bukan lagi tentang Indonesia dengan 200 juta lebih penduduknya. Ini tentang bumi, yang telah merelakan isi perutnya untuk makhluk-makhluk rakus nan durhaka.

Saya, sebagai makhluk bumi, jadi berfikir, sudahkan saya berkontribusi? Saya tidak pernah sepenuhnya sadar bumi butuh dukungan, segala tindakan yang saya lakukan semata-mata untuk kepentingan saya sendiri. Contohnya? saya mematikan lampu kamar saat malam hari hanya karena saya sulit tidur dalam terang.

Kalaupun ketidakpedulian dan kebiasaan saya itu dianggap perbuatan baik, tetap saja tidak sebanding dengan dosa-dosa saya pada bumi. Saya, selalu, mengisi baterai telepon genggam pada malam hari dan mematikannya pada pagi hari, menghidupkan kipas angin tanpa berhenti (kalau saya ada di rumah), sering lupa mematikan lampu teras, dan.. dan.. dan….

Intinya, saya banyak dosa, kalau kamu?

Hai kawan, ini kampanye untuk bumi kita!  Mari bersama mengaku dosa, bertobat selamanya, boleh juga untuk sementara. Caranya? matikan lampu anda, 1 jam saja, 60 menit saja, di 20.30 WIB sampai 21.30 WIB, pada 27 Maret nanti.

Kita mulai dari satu jam, sampai nanti ketika gelap bukan lagi halangan.

/Salam gelap.

About these ads

6 thoughts on “Earth Hour?

  1. Saya suka dengan pernyataan anda tentang ajakan untuk bertobat. Hampir kebanyakan yang posting tentang earth hour hanya membahas ajakan dan fakta-fakta bila kita ikut berkontribusi.
    Tidak mengajak berbuat untuk berubah, tidak menyadarkan apa yang telah dilakukan sebelumnya, dan mengajak berbuat lebih baik setelah satu jam berlalu. Tak lebih hanya sekedar kampanye untuk mensukseskan tanpa mengenal lebih dalam makna yang terkandung di dalamnya.

    Satu jam earth hour adalah 365 hari ke depan.

  2. Justru karena pengakuan dosa anda saya jadi berkesan.

    Jadi earth hour bukan sekedar seremonial saja. Ada perenungan makna dari apa yang sudah dilakukan sebelumnya. Itulah Kesan yang saya tangkap dari tulisan anda dan bikin saya terkesan.

    Saya kasih cendol lah gan!!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s